Bahaya Diabetes

Secara harfiah, diabetes mellitus berasal dari kata diabetes berarti mengalir, dan mellitus berarti madu. Diabetes mellitus atau penyakit kencing manis atau penyakit gula adalah suatu kondisi gangguan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah (hiperglikemia) secara menahun.
Seseorang disebut diabetisi atau menderita diabetes apabila pada pemeriksaan kadar gula darah puasanya melebihi angka 126 mg/dL atau dua kali berturut-turut pemeriksaan gula darah 2 jam sesudah makan, angka yang didapat melebihi 180 mg/dL.
Sesuai dengan namanya yang berarti mengalir dan manis, maka gejala-gejala diabetes yang ditemukan adalah banyak kencing, yang merupakan usaha tubuh untuk mengeluarkan gula yang berlebih diikuti banyak minum dan banyak makan. Disebut dengan ‘tiga P‘ yaitu Poliuri (banyak kencing), Polidipsi (banyak minum) dan Polifagi (banyak makan) disertai dengan penurunan berat badan yang tidak diketahui sebabnya.
Gejala-gejala lain adalah merupakan komplikasi karena kadar gula darah yang tinggi yang dapat merusak pembuluh darah besar ataupun kecil, misalnya luka yang tidak sembuh, lemas, lesu atau juga mengantuk.
Pada penderita diabetes gula tidak dapat atau sukar masuk ke dalam sel. Hal ini disebabkan oleh sedikitnya hormon insulin yang diproduksi kelenjar pankreas, atau karena sel tidak dapat memberikan respon yang baik terhadap insulin walaupun insulinnya sendiri sebenarnya cukup jumlahnya. Akibatnya gula akan menumpuk di dalam darah, tidak dapat dimanfaatkan oleh tubuh dan akhirnya dibuang melalui air seni atau tersisa di dalam darah.

Gangguan metabolisme karbohidrat ini menyebabkan tubuh kekurangan energi. Itu sebabnya penderita diabetes umumnya terlihat lemah, lemas dan tidak bugar.

Tak pelak lagi inti permasalahan dari diabetes adalah tingginya kadar gula dalam darah. Maka langkah yang paling praktis untuk menghindari resiko komplikasi akibat diabetes adalah menjaga semaksimal mungkin agar kadar gula selalu berada dalam batas normal dalam darah.

Kadar gula darah dalam tubuh bersifat fluktuatif, akan naik setelah makan dan turun setelah beraktifitas. Pada orang normal, setelah 2-3 jam sesudah makan, kadar gula darah akan kembali pada posisi normal, namun pada diabetisi kadarnya tetap tinggi.

Jalan yang paling mudah adalah selalu pantau kadar gula darah agar selalu berada dalam batasnya. Memiliki sendiri alat monitor gula darah saat ini menjadi metode paling efektif untuk mengetahui level gula darah pasien.

About infohealthyslim

Solusi Tepat Untuk : * Turun/Naik Berat Badan 4-50 Kg * Mengecilkan Perut Buncit dan Menghilangkan Selulit * Meningkatkan Stamina dan Vitalitas * Nutrisi Bagi Ibu Hamil dan Menyusui * Memperbaiki Pola Makan Sehat * Lulus Uji FDA & Balai P.O.M dan Sertifikat Halal * Izin Depkes RI. ML 526794003398 * Lebih 65 Juta Pelanggan Puas di 70 negara selama 30 tahun * Garansi 30 hari,uang kembali
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s